Wanita tidak bisa dipisahkan dengan aktivitas belanja. Bahkan jika sudah gila belanja, sebagian orang rela berhutang demi memenuhi hasrat belanjanya. Padahal barang yang dibeli sebenarnya tidak dibutuhkan. Hal seperti ini sama saja dengan buang-buang uang. Agar seorang pecandu belanja (shopaholic) bisa menjadi pembeli yang pintar (smart shopper), berikut ini tipsnya:
Bedakan antara kebutuhan dengan keinginan
Anda harus bisa membedakan apa saja yang merupakan kebutuhan dan barang yang hanya menjadi hasrat sesaat. Misalkan saja Anda ingin membeli televisi keluaran terbaru karena bentuknya yang elegan, padahal televisi yang Anda miliki masih bagus dan bisa digunakan.
Menyusun daftar belanja
Agar terhindar dari kebiasaan membeli barang-barang yang tidak perlu sebaiknya Anda menyusun daftar belanjaan. Tulis semua kebutuhan Anda di secarik kertas lalu fokus pada catatan tersebut. Dengan begitu, tidak ada barang yang terlewati dan tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra.
Jangan mudah tergoda barang diskon
Hindari barang diskonan yang tidak termasuk dalam daftar belanja Anda. Jika barang diskonan tersebut masuk daftar belanja Anda, maka itulah saat yang tepat untuk membelinya.
Memutar otak sebelum belanja
Sebelum membeli barang, pikirkan terlebih dahulu apakah barang itu benar-benar dibutuhkan atau tidak. Jika tidak dibutuhkan namun Anda tetap membelinya maka hanya buang-bunag uang saja.
Membawa uang tunai sekadarnya dan tak menggunakan kartu kredit
Saat akan pegi berbelanja sebaiknya jangan bawa uang tunai terlampau banyak kartena bisa menggoda Anda untuk membeli barang yang tidak diperlukan. Begitu pula dengan kartu kredit, sebaiknya hindari penggunaan uang plastik tersebut. Memang banyak kemudahan yang ditawarkan tetapi juga akan mendatangkan musibah jika Anda tidak bijak dalam penggunaannya.
Sumber: aviva.co.id



