Dari berbagai jenis logam mulia yang kita kenal, emas adalah salah satu yang banyak digemari dan populer di masyarakat. Selain memiliki nilai prestige tersendiri saat dikenakan sebagai perhiasan atau aksesoris, sebagian besar emas juga dijadikan sebagai alat investasi. Namun pada umunya emas yang dijadikan sebagai alat investasi memiliki wujud yang berbeda, diantaranya emas batangan (lempengan), emas koin, dan koin dinar. Namun emas  perhiasan pun tetap dapat dijadikan sebagai investasi. Jika Anda berminat untuk investasi dalam bentuk emas, berikut ini ada beberapa tips saat membeli emas batangan, emas perhiasan, dan emas putih.

1. Lihatlah Kurs Harga Emas Sekarang Ini

Sebelum membeli emas, sebaiknya cek terlebih dahulu harganya, melalui beberapa referensi seperi surat kabar, web, perusahaan penyedia emas, atau  bertanya langsung ke toko emas.

2. Perhatikanlah Keaadaan Emas yang Dibeli

Saat membeli emas untuk dipakai, biasanya memilih model atau desain yang diinginkan. Tidak hanya itu, sebaiknya perhatikan pula kondisinya, apakah masih dalam keadaan bagus, atau terdapat cacatnya. Jika membeli emas dengan desain yang ada permata, perhatikan adakah cuil atau goresan. Jika tidak teliti, tentunya akan merugikan Anda sendiri. Di saat akan menjualnya kembali, toko emas yang dituju pasti akan melakukan pengecekan pada emas Anda. Jika terdapat kecacatan pasti akan mempengaruhi harganya.

Apabila membeli perhiasan emas dalam bentuk gelang dan kalung, pilihlah kunci gelang atau kunci kalung dengan buatan mesin yaitu, yang memiliki bentuk ‘S’ atau disebut toogle. Jika kuncinya buatan tangan biasanya hanya dalam bentuk pencetan dan lemah setelah sering dipakai. Bahayanya, saat gelang atau kalung dikenakan dapat jatuh tanpa disadari.

Lihat pula tampilan emasnya, baiknya adalah emas yang bersih sekali, apabila pada pori-pori bagian tertentu terdapat warna kehijauan, artinya emas belum dicuci dengan benar. Pada emas tersebut masih tersisa sedikit bahan kimia yang dapat menyebabkan alergi an gatal-gatal pada kulit saat dipakai.

Bagikan melalui