Musim diskon seperti menjelang akhir tahun atau hari raya biasanya akan bertebaran di mana-mana. Tidak hanya di pusat perbelanjaan, seperti mall, outlet-otlet atau pun pertokoan, namun online shop pun terkadang akan lebih menggoda Anda dengan harga yang jauh lebih murah. Anda pun tidak dapat menahan diri untuk berbelanja. Padahal barang tersebut belum tentu dibutuhkan.

Hal ini bisa jadi akan mengganggu kondisi keuangan Anda. Karena itulah tentukan prioritas dalam mengelola keuangan. Godaan untuk membelanjakan keuangan memang selalu ada. Sampai-sampai ketika ada tawaran untuk membeli dengan cara kredit pun tetap dilakukan. Padahal belum tentu dapat membayar cicilan setiap minggu atau setiap bulannya. Bahkan justru ada kebutuhan lain yang lebih penting, diantaranya membayar uang sekolah anak, atau menabung untuk uang muka KPR.

Dengan adanya prioritas akan sangat bermanfaat dalam menetapkan tujuan finansial sebelum membuat perencanaan keuangan. Apabila masih single atau sudah menikah namun belum memiliki anak dapat mengelola keuangan untuk tujuan sendiri, seperti dana darurat, dana liburan, atau untuk berbelanja. Sedangkan tujuan lainnya arahkan menabung untuk perencanaan pembelian KPR. Hal ini harus segera dimulai dari sekarang, karena semakin hari kebutuhan Anda akan semakin bertambah. Misalnya dengan kehadiran anak, pertama dan selanjutnya.

Menurut Ligwina sebagai seorang pakar keuangan, menganjurkan agar melakukan financial check up untuk membuat perencanaan keuangan, yaitu dengan mendaftar seluruh pemasukan dan pengeluaran, serta aset naik tunai maupun non tunai, seperti rumah, mobil, dan lainnya. Selain itu, data pula semua kewajiban atau hutang yang dimiliki.

Sumber: readerdigest.co.id

Bagikan melalui