Apabila Anda sudah melakukan perencanaan keuangan dan telah melakukan kebiasaan baik dalam mengelola keuangan, maka ada satu hal lagi yang perlu dilakukan, yaitu melakukan pengecekan keuangan secara rutin. Hal ini bertujuan agar penggunaan keuangan tidak melenceng dari tujuan awal yang sudah ditargetkan atau ditetapkan.
Monitoring terhadap keuangan ini sebaiknya didampingi oleh seseorang layaknya coach, yang bisa berupa teman, shopping buddy atau pasangan masing-masing. Apabila akan melakukan pengecekan secara lebih profesional, maka dapat memanfaatkan jasa financial planner, sehingga akan ada yang selalu mengingatkan kondisi keuangan Anda.
Sementara itu dalam buku yang ditulis Elvyn G. Masassya yang berjudul Cara Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi, menjelaskan salah satu tips dalam mengelola keuangan pribadi adalah dengan melakukan pengecekan kondisi keuangan secara berkala, baik itu setiap bulan, setiap minggu, hingga setiap hari. Namun dengan jangkauan pemeriksaan yang berbeda-beda. Ada yang melingkupi kas, ada pula yang harus menyeluruh.
Pertama, lakukan pengkajian penggunaan uang harian. Apakah pengeluaran yang dikeluarkan setiap hari sudah direncanakan dan dianggarkan sebelumnya, atau terjadi secara kebetulan. Jumlahkan dana yang dikeluarkan dalam seminggu yang berada di luar perencanaan yang telah dibuat.
Sebaiknya simpan semua bon, kuitansi, nota, atau bukti belanja apa pun dalam satu tempat, bersama dengan uang kembalian dari belanjaan. Dengan cara inilah, maka Anda dapat mengetahui ke mana saja pengunaan uang harian dan kompilasinya selama seminggu.
Kedua, lakukan pengecekan setiap bulan, kemudian lakukan perbaikan pada bulan berikutnya, sambil jalan. Apabila terdapat pengeluaran di luar rencana, maka hentikan pengeluaran yang tidak direncanakan pada bulan berikutnya, atau menghentikan pengeluaran yang sudah direncakan. Dengan demikian Anda pun dapat kembali pada jalur awal, sehingga perencanaan keuangan selama setahun tidak terganggu.
Sumber: readerdigest.co.id




