Setiap orang yang melakukan investasi tentunya sangat berharap agar mendapatkan keuntungan. Di awalnya harapan lebih diperuntukkan agar modal kembali, di kemudian hari apa yang ditanam tentunya diinginkan hasil (keuntungan). Hasil investasi pun sangat diharapakan agar melebihi tingkat inflasi yang berjalan, sehingga terdapat selisih yang signifikan antara modal dengan Return Of Investment (ROI), pengembalian hasil investasi.
Akan tetapi banyak investor yang tidak mendapatkan ROI, justru kerugian yang diperoleh. Hal-hal penyebabnya cukup banyak dan berbeda-beda pada setiap orang. Selain dipengaruhi oleh faktor makro ekonomi yang memang volatile, kerugian dalam investasi dapat disebabkan dari faktor individu (pelaku investasi).
Berikut ini PT Schroders Investment Management Indonesia memberikan beberapa tips atau srategi untuk menghindari kerugian investasi yang disebabkan oleh faktor individu.
1. Mengetahui Tujuan Investasi
Investasi pada dasarnya adalah sebuah alat untuk mencapai tujuan, atau cita-cita yang Anda inginkan. Karena itu, Anda seharusnya menetapkan tujuan investasi terlebih dahulu. Setelah menetapkan tujuan, barualah Anda dapat mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai jenis-jenis investasi secara mendetail. Sehingga Anda akan lebih mengetahui jenis investasi yang tepat untuk Anda. Beberapa investasi ada memiliki tujuan jangka pendek, menengah, dan panjang dengan sifat yang berbeda sesuai dengan karakternya masing-masing. Misalnya Anda memilih investasi jangka panjang untuk tujuan jangka pendek, sama halnya dengan bunuh diri. Hal tersebut tentunya tidak tepat, karena investasi akan hilang.




