2. Perencanaan keuangan harian

Buatlah perencanaan pengeluaran harian agar keuangan yang telah disiapkan untuk liburan akan berjalan lancar. Jika sudah disiapkan uang belanja harian jangan sampai menghabiskan lebih dari yang direncanakan. Hal ini akan menghindarkan Anda dari kesulitan dan kekurangan keuangan, padahal masih banyak waktu liburan yang masih akan dihabiskan. Selain belanja harian masih ada belanja oleh-oleh yang harus disiapkan. Apabila tertarik untuk membeli sesuatu yang Anda atau keluarga Anda sukai pakailah sebagian uang belanja untuk esok hari. Konsekuensinya Anda hanya memiliki anggaran pengeluaran yang lebih sedikit untuk esok hari.

3. Proteksi

Di saat liburan akan ada beberapa resiko yang harus Anda perhatikan sebelumnya. Misalnya resiko khilangan barang, masalah kesehatan, serta resiko-resiko lain yang dapat muncul. Dengan adanya beberapa resiko tersebut dibutuhkan proteksi, bentuknya dapat berupa asuransi. Apabila liburan Anda dalam jangka pendek pilihlah asuransi yang waktunya hanya seminggu saja. Namun jika liburan Anda akan berulang, misalnya setelah liburan seminggu, kemudian harus berlanjut pada pekerjaan beberapa minggu, sebaiknya ambillah suransi dengan jangka waktu yang lebih panjang. Misalnya untuk perlindungan per semester atau 6 bulan, yang pada umumnya memiliki premi yang lebih murah. Ada beberapa jenis asuransi yang dapat diambil sebagai proteksi liburan diantaranya asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kehilangan dan kerugian, misalnya apabila pesawat mengalami delay.

Sumber: readerdigest.com

Bagikan melalui