Masa pensiun merupakan masa dimana Anda “diistirahatkan” dari kesibukan pekerjaan yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun. Biasanya perusahaan akan memberikan uang pensiun dalam jumlah yang cukup besar. Sayangnya tidak semua orang pandai mengatur dana pensiun yang telah diterima.

Seperti mendapatkan durian runtuh, sebagian orang justru membelanjakan uang pensiunnya secara berlebihan. Tidak terkontrolnya pengelolaan dana pensiun tentu saja akan menambah masalah di kemudian hari.

Perencana keuangan dari Finansia Consulting, Eko Endarto, RFA, menduga banyak pensiunan merasa mendapat durian runtuh karena mendapat uang pensiun yang jumlahnya jauh lebih besar ketimbang gaji bulanan saat masih bekerja.

Uang pensiun bisa ludes dalam waktu relatif singkat jika dibelanjakan secara tidak terkontrol. Padahal masa pensiun yang harus dijalani masih panjang dan kebutuhan rumah tangga masih harus dipenuhi.

Eko menghimbau agar Anda yang akan segera pensiun lebih memprioritaskan pelunasan utang-utang yang ada. Jangan sampai waktu pensiun Anda dibebani kewajiban membayar utang.

Selanjutnya, sisihkan uang pensiun sebesar tiga sampai empat kali pengeluaran bulanan. Hal itu untuk membiasakan pola hidup seperti sebelum pensiun. “Anggap saja sebagai gaji bulanan Anda,” jelas Eko. “Sisanya disimpan sebagai cadangan, misalnya dalam bentuk deposito.”

Anda dapat merencanakan penggunaan uang selama masih tersimpan. Cara terbaik memanfaatkan uang pensiun adalah sebagai investasi atau modal usaha. Dengan begitu, Anda mempunyai aset yang mampu menghasilkan uang untuk Anda.

Sumber: readersdigest.co.id

 

Bagikan melalui