Kedua istilah tersebut, sering dicampuradukkan, meski pengertiannya berbeda. Barangkali istilah ‘investasi’ lebih familiar di telinga orang-orang. Bagi sebagian orang, setiap kegiatan berorientasi ekonomi dianggap sebagai investasi dan investasi terbaik adalah kegiatan ekonomi yang menghasilkan paling banyak keuntungan. Benarkah demikian?

Anda harus tahu terlebih dahulu perbedaan investasi dan trading. Perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada ‘siapa’ yang bekerja secara aktif untuk mendapatkan keuntungan.

Pertama, investasi. Secara sederhana, pengertian investasi adalah menanamkan modal. Namun, ada beberapa atribut lain agar suatu kegiatan ekonomi dinamakan ‘investasi’. Inevestasi sifatnya pasif. Artinya Anda sebagai investor tidak menjalankan langsung usaha untuk mendapatkan keuntungan. Ada pihak lain yang menggunakan uang tersebut dan Anda tinggal menikmati hasilnya.

Salah satu contohnya adalah ketika Anda menabung di bank. Anda bisa dikatakan sebagai investor. Uang Anda akan digunakan bank untuk menjalankan kegiatan bisnis. Kemudian, Anda akan mendapat keuntungan dalam bentuk bunga. Jadi, Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Namun, sisi negatif investasi adalah Anda tidak dapat mengendalikan atau menentukan target profit yang ingin Anda dapatkan dalam periode tertentu.

Kedua, trading. Jika investasi bersifat pasif, trading bersifat aktif. Artinya, Anda sebagai pelaku harus bekerja sendiri untuk mendapatkan target profit pada periode tertentu. Jika Anda tidak bekerja secara aktif, maka Anda tidak akan mendapatkan profit. Anda harus mengandalkan kemampuan sendiri. Profit yang Anda dapatkan bergantung pada tingkat usaha Anda.

Misalnya jika Anda terjun ke dunia Foreign Exchange (forex), Anda harus memahami sifatnya, strategi trading, dan faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas Anda di dunia trading. Selain mempersiapan strategi, Anda juga harus mempersiapkan mental jika gagal. Saat hal itu terjadi, Anda harus bisa belajar dari kegagalan tersebut.

Sumber: www.analisaforex.com

Bagikan melalui