Siapa bilang, berinvestasi adalah urusan para pria? Melakukan perencanaan keuangan, menentukan bentuk investasi juga bisa dilakukan oleh kaum hawa. Sayangnya, tak banyak perempuan yang berinvestasi karena kesadaran diri sendiri. Kebanyakan mereka berinvestasi karena melihat contoh teman atau saudaranya. Mereka berpikir ihwal investasi itu rumit dan berisiko.
Padahal, tahu sendiri, perempuan selalu ingin tampil cantik dan bergaya. Pakaian dan sepatu yang trendi selalu ada dalam daftar belanjaan. Belum lagi kebutuhan untuk berkumpul dan bersosialisasi juga membutuhkan biaya yang tak sedikit.
Itulah kenapa Anda, para perempuan, perlu strategi untuk bisa memenuhi kebutuhan saat ini, jangka pendek dan masa mendatang. Ya, karena perempuan harus bisa membiayai dirinya sendiri dahulu. Di era emansipasi dan persamaan derajat, sudah bukan zamannya lagi berharap kedatangan pangeran yang menyelamatkan keuangan Anda.
Menabung itu perlu. Tapi di luar dana yang likuid itu, para perempuan juga sebaiknya mempunyai investasi dalam bentuk yang kurang likuid. Artinya, dan ini tidak akan Anda sentuh dalam kurun waktu lama dan hanya akan Anda biarkan berkembang.
Ada beberapa investasi yang cocok bagi para perempuan. Kalau Anda berani dan rajin mengikuti perkembangannya, investasi saham bisa jadi pilihan. Jika lebih suka portofolio saham dan uang Anda dikelola oleh profesional, maka Anda bisa mempertimbangkan reksa dana.
Emas juga bisa menjadi pilihan karena ini menjadi pertimbangan banyak orang. Pilihan lainnya adalah obligasi, tapi biasanya kenaikan nilainya tidak sebesar saham. Yang berjiwa wiraswasta, bisa memulai dengan usah kecil-kecilan yang bisa menghasilkan keuntungan besar.
Sekadar info, berdasaran hasil riset di AS oleh Vanguard Invesment, para perempuan lebih jago dalam berinvestasi ketimbang pria. Antara tahun 2007 sampai 2009, pria ternyata lebih banyak menjual investasi mereka di saat harga sedang jatuh. Sementara perempuan lebih banyak menahan diri untuk menjual. Hasilnya, kondisi berbalik arah. Para perempuan mendapatkan hasil investasi lebih tinggi dibandingkan pria.
Sumber: finance.detik.com




