Bagi sebagian orang, apalagi yang berpenghasilan pas-pasan, menabung adalah hal yang sulit. Menyisihan sekian persen dari gaji menjadi pekerjaan yang sangat berat. Padahal kita tahu, uang yang terkumpul bisa bermanfaat untuk kehidupan di masa mendatang.
Di tanggal muda, kita mendapatkan gaji. Jika tak mendisiplinkan diri, uang bulanan yang kita dapatkan bisa habis begitu saja baik untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun belanja-belanja. Awalnya berniat akan menyisihkan sedikit uang untuk kita tabung. Tapi, itu rupanya hanya rencana di atas kertas semata.
Untuk tetap bisa menabung, sebagian orang menulis daftar pengeluaran dan menyusun prioritas. Daftar pengeluaran secara umum terbagi atas empat jenis. Pertama, pengeluaran yang bersifat sosial. Kedua, pengeluaran untuk cicilan utang. Ketiga, pengeluaran untuk saving. Saving di sini bentuknya beragam yang penting pengeluaran untuk masa depan, misalnya setoran untuk tabungan, membeli emas, investasi reksadana dan lain-lain.
Yang keempat, pengeluaran untuk biaya hidup. Nah, biasanya daftar untuk jenis yang satu ini sangat panjang. Maklum, yang namanya biaya hidup pasti banyak sekali. Contohnya, belanja bulanan, uang saku, SPP anak, pembayaran listrik, telepon, transportasi, jajan, sembako, pulsa dan masih banyak lagi. Dari keempat jenis pengeluaran tersebut, langkah selanjutnya adalah menyusun prioritas.
Tapi, pernahkah Anda merasa sudah melakukan itu semua namun tetap tak berhasil menyisihkan uang untuk tabungan? Hm, barangkali sebab utamanya adalah Anda masih menerapkan pola pikir bahwa jika ingin menabung secara rutin, berarti harus bisa menyisakan uang di akhir bulan.
Nah, mengapa Anda tidak membalikkan pola pikir itu? Ketika mendapatkan gaji, sisihkan dulu sebagian untuk ditabung, baru kemudian sisanya Anda gunakan untuk belanja. Jika hal ini bisa Anda lakukan rutin setiap bulan dalam setahun, maka Anda akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.
Apabila hal itu Anda rasa sangat berat dilakukan, maka coba lakukan salah satu diantara tiga pilihan ini. Pertam adalah meningkatkan pendapatan, kedua adalah menekan pengeluaran, dan ketiga melakukan keduanya. Selamat mencoba!
Sumber: 2013, Adi Setiawan Marsis dalam ‘’Rahasia Terbesar Investasi’’ halaman 36-37 & 2014, Ahmad Gozali dalam ‘’Habiskan Saja Gajimu!! Halaman 24-25.




