Secara definitif reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama manajer investasi. Kemudian akan diinvestasikan kembali ke aset finansial lainnya, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar keuangan lainnya. Investasi dana ke dalam berbagai jenis inilah yang merupakan proses diversifikasi investasi, yaitu penyebaran investasi ke dalam berbagai jenis. Dalam istilah investasi hal ini dikenal dengan ‘sebar telur dalam beberapa keranjang untuk memperkecil peluang pecahnya telur-telur secara bersamaan’. Artinya dengan beberapa jenis-jenis investasi yang ditanamkan memberikan peluang, ada yang mengalami kerugian, ada yang memberikan keuntungan.

Pada reksa dana seluruh dana yang ada tidak disimpan oleh manajer investasi, namun disimpan pada pihak yang bernama bank kustodian. Bank kustodian juga berfungsi sebagai administrator yang mencatat dan memberikan konfirmasi atas seluruh transaksi pembelian dan penjualan reksadana, serta menghitung Nilai Aktiva Bersih (NAB) setiap harinya. NAB merupakan nilai yang menggambarkan total kekayaan reksa dana setiap harinya. Nilai ini dipengaruhi oleh pembelian dan penjualan reksadana dari para investor, selain harga pasar dari aset reksa dana itu sendiri.

Anda yang telah membeli reksa dana, selanjutnya bank kustodian akan memberikan konfirmasi berupa kepemilikan atas sejumlah unit penyertaan. Unit ini adalah satuan yang menunjukkan kepemilikan Anda atas sejumlah reksadana. Jumlah unit penyertaan ini akan tetap sama selama Anda tidak melakukan pembelian lagi. Besarnya unit penyertaan yang didapatkan tergantung dari harga NAB per unit, pada hari ketika Anda membeli reksadana tersebut.

Per unit NAB merupakan harga yang didapatkan dari NAB sebuah reksa dana, yang dibagi dengan total unit penyertaan yang beredar pada hari itu. NAB per unit diterbitkan di berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Hal yang perlu diketahui mengenai NAB per unit sebuah reksa dana adalah tidak menunjukkan bahwa reksad ana tersebut sudah mahal, begitu pun sebaliknya. Melainkan, pada umumnya NAB per unit yang tinggi menunjukkan bahwa reksa dana tersebut sudah cukup lama, sehingga aset-asetnya telah mengalami kenaikan nilai yang tinggi.

Bagikan melalui