Fasilitas Personal Loan (PL) yang diberikan bank sangatlah fleksibel untuk Anda yang membutuhkan dana tunai. Berbagai keperluan dapat Anda penuhi dengan fasilitas tersebut, semisal guna tambahan modal usaha, pernikahan, renovasi rumah, biaya pendidikan, liburan, atau lainnya. Sayangnya, tak semua orang bisa memanfaatkannya. Anda harus, setidaknya, menjadi kreditur yang baik untuk mendapat fasilitas tersebut.
Tentu saja sangat disayangkan jika Anda tidak termasuk “kreditur baik” dalam sebuah lembaga keuangan. Kesempatan menambah modal usaha dengan fasilitas tersebut jadi terbuang sia-sia. Anda juga bisa saja menunda pernikahan lantaran pengajuan fasilitas yang juga dikenal dengan istilah Kredit Tanpa Agunan (KTA) itu ditolak pihak bank.
Lantas, apa saja yang harus dihindari agar tetap mendapat label kreditur baik? Beberapa kriteria berikut mungkin akan membantu Anda.
Pertama, Hindari Bad Credit. Peluang untuk mendapatkan pinjaman sangat kecil manakala Anda memiliki sejarah kredit yang buruk. Maka, hindarilah tunggakan pembayaran cicilan kredit selama 2 bulan berturut-turut , karena itu akan membuat reputasi kredit Anda kurang baik.
Cobalah untuk tidak bermasalah kredit dengan bank atau pihak leasing yang membuat Anda di-blacklist. Butuh waktu cukup lama untuk memperbaiki kredit buruk menjadi baik, meski masalah dengan lembaga tersebut telah Anda selesaikan.
Kedua, Perhatikan Pemakaian Kartu Kredit. Kepemilikan kartu kredit yang setidaknya telah satu tahun berjalan adalah syarat penting dalam pengajuan PL. Sebab, melalui kartu kreditlah pihak bank biasanya memantau pola pembayaran calon nasabah.
Apabila Anda hendak mengajukan PL ke bank, memiliki kartu kredit dengan penggunaan di atas 70 persen dari batas kartu adalah hal yang kurang menguntungkan, apalagi jika melebihi batas. Anda biasanya akan kesulitan mendapatkan jumlah pinjaman sesuai yang diinginkan. Kemungkinan disetujui tetap ada, tetapi jadi lebih sulit.
Pembayaran kartu kredit bulanan Anda juga menjadi perhatian credit analyst. Pembayaran kartu kredit yang terlambat dan pembayaran minimum Anda adalah beberapa hal yang mungkin mempengaruhi penilaian analis.
Terakhir, perhatikan Karakter Anda. Ini adalah hal yang agak sulit dijelaskan. Namun, adakalanya karakter pribadi juga penting bagi analis kredit, yang nantinya akan menjadi pertimbangan mereka. Suka atau tidak, karakter seseorang adalah cermin prilaku individu. Maka, tampilkanlah karakter bertanggung jawab dan tidak banyak alasan ketika bertemu dengan analis. Semoga pengajuan kredit Anda disetujui!
Sumber: kuta-finance.blogspot.com

