4. Emas Berjangka
Bentuk investasi emas ini tidak selalu dalam bentuk emas secara fisik. Sebab, investasi ini dapat kita lakukan dalam investasi emas berjangka, yaitu jual beli emas dengan kontrak dalam jangka waktu tertentu. Dalam kontrak tersebut telah dicantumkan harga emas tersebut. Seorang investor akan mendapatkan keuntungan apabila harga emas pada saat tanggal kontrak yang telah disepakati lebih tinggi daripada harga emas pada waktu kontrak dibuat. Namun jika harga emas pada tanggal kontrak lebih rendah daripada harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan mengalami kerugian. Karena itu seorang investor emas harus pandai memprediksikan harga emas pada waktu mendatang dengan tepat dan akurat agar tidak mengalami kerugian.
5. Emas Simpanan
Emas memang salah satu benda berharga (mewah) karena nilainya yang tinggi. Karena itu sebagian orang terkadang khawatir apabila disimpan di rumah. Namun saat ini ada tempat yang lebih aman yang ditawarkan oleh bank-bank, yaitu Safe Deposit Box (SDB). Melalui SDB tentunya Anda tidak perlu khawatir lagi.
6. Reksadana Emas
Apabila Anda tidak mau repot-repot menanggung resiko dengan menyimpan emas dalam bentuk fisik, reksadana emas dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif investasi emas. Pada umumnya reksadana emas tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, akan tetapi dilibatkan dalam transaksi-transaksi saham pada perusahaan-perusahaan tambang emas. Akan tetapi investasi emas jenis ini kurang populer di Indonesia. Karena itu sebelum menentukan reksadana emas, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan penasihat keuangan penyedia reksadana menyangkut biaya pengelolaan, beban dana, nilai aktiva bersih, dan lainnya.



