Tanah kavling telah menjadi salah satu komoditas yang cukup banyak diminati oleh begitu banyak orang untuk dijadikan investasi. Sebagaimana tanah pada umumnya, tanah kavling juga memiliki kecenderungan mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan sehingga dapat memberikan keuntungan tersendiri saat dijual. Perkembangan peminatan tanah kavling yang cukup signifikan ini memberikan dampak berupa semakin bervariasinya bentuk dan jenis tanah kavling yang ditawarkan. Pada beberapa artikel sebelumnya, kita telah membahas empat jenis tanah kavling, dan untuk kali ini, kita akan membahas dua jenis tanah kavling yang belum sempat kita bahas, yakni jenis tanah kavling Flag lot dan juga jenis tanah kavling Key Lot.

Jenis tanah kavling Flag Lot mendapatkan namanya dari bentuk bendera (flag) yang biasanya berbentuk seperti huruf L yang mirip dengan bendera yang sedang berkibar. Jenis tanah kavling ini cukup sulit untuk ditemui, khususnya pada area tanah yang dijadikan perumahan mengingat kebanyakan perumahan memakai sistem cluster. Jenis tanah kavling ini memiliki kelebihan tersendiri khususnya dalam hal feng shui mengingat bentuknya yang terkesan menggantung di bagian belakang. Dengan posisi yang cukup tersembunyi, tanah kavling ini juga sangat baik dalam hal terjaminnya keamanan. Kelemahan jenis tanah kavling ini adalah sulitnya mendapatkan akses langsung ke jalan utama, sehingga jika anda ingin membuat usaha, tanah kavling ini tidak disarankan untuk dibeli karena tidak cocok sebagai tempat komersial.

Jenis tanah kavling Key lot berada di tengah kavling lainnya. Bentuk dari tanah kavling ini biasanya memanjang ke belakang sehingga dapat memiliki area parkir yang luas. Keamanan dari tanah kavling Key lot cukup terjaga dengan baik dan tidak memerlukan perawatan yang banyak. Tipe tanah ini tidak banyak mengalami gangguan polusi suara dan memiliki privasi yang cukup baik, namun, tanah ini tidak baik dalam hal sirkulasi udara, khususnya dalam hal jarak dengan septic tank dari tanah kavling sebelahnya. Tanah kavling ini juga hanya memiliki satu arah pandang saja.

Sumber: http://forum.kompas.com/

Bagikan melalui