Wanita memang selalu ingin tampil cantik dan bergaya. Karena itulah fashion yang trendi, mulai dari pakaian, aksesoris, tas, sepatu, selalu diinginkan untuk menunjang tampilan. Hal tersebut juga tetap berlaku bagi mereka yang sudah sibuk dengan aktivitas rumah tangga. Wanita juga memikirkan bagaimana agar dapat menyekolahkan anak-anak mereka dengan pendidikan yang bagus, serta keinginan lain seperti memiliki kendaraan, rumah, liburan, hingga pensiun dengan nyaman.

Ada banyak keinginan, padahal penghasilan pun terbtas. Untuk itu Anda membutuhkan strategi agar dapat memenuhi kebutuhan saat ini, serta kebutuhan jangka panjang. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara berinvestasi. Investasi merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan, namun bukan dengan cara menabung.

Karena itulah wanita ikut bekerja untuk mendapatkan penghasilan, terutama untuk melawan inflasi dan kenaikan harga yang semakin tidak terkendali. Namun sebagian besar wanita masih belum mau melakukan investasi dengan berbagai alasan seperti rumit atau lebih menyerahkan hal tersebut kepada suami, atau dengan menabung itu jauh lebih mudah.

Berikut ini ada beberapa tips agar investasi tetap dapat dilakukan dengan mudah, simple, dan menguntungkan.

  • Pilihlah produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi, seperti Reksa Dana atau DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).
  • Gunakan fasilitas installment atau debet otomatis dari bank Anda untuk membeli produk investasi setiap bulan secara rutin.
  • Lakukan diversifikasi investasi dengan membagi dana investasi ke dalam beberapa produk. Misalnya DPLK dengan pilihan agresif untuk jangka panjang sebesar 50 % dari dana, dan 50 % dibelikan untuk reksadana pendapatan tetap, dengan tujuan investasi tiga tahun lagi.
  • Untuk membeli produk investasi yang mahal gunakan rekening terpisah dan diisi setiap bulan secara disiplin hingga tercapai jumlah yang diinginkan. Misalnya membeli 10 gram emas atau hingga jumlah uang cukup sebagai uang muka pembelian unit apartemen idaman.
  • Lakukan reinvestasi, yaitu jika pendapatan saat ini cukup untuk biaya hidup, investasikan pendapatan dari investasi lain. Misalnya bunga deposito atau hasil sewa rumah, ke produk investasi yang berbeda.
  • Kumpulkan semua laporan investasi dan periksalah minimal setahun sekali, untuk mengetahui apakah arah investasi sudah benar  atau perlu diubah.
Bagikan melalui