Sesekali kita harus mengalokasikan sejumlah dana untuk keperluan liburan. Mengapa? Walaupun kegiatan ini terkesan banyak membuang waktu dan uang untuk kesenangan, namun liburan tetap memiliki peran tersendiri. Terutama jika kita sudah mulai menunjukan gejal-gejala kurang liburan seperti kierja menurun, bosan, cepat marah, tidak sadar dengan lingkungan sekitar dan lain sebagainya.
Menabung memang penting. Namun menabung juga sh-sah saja kita gunakan untuk maksud tertentu yang berjangka pendek. Misalnya untuk berlibur ke luar negeri atau menonton konser band kesukaan di luar negeri. Namun yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana kita mengatur budget yang kita miliki agar tabungan masa depan kita yang telah susah payah kita kumpulkan tidak hilang begitu saja.
Saat kita melakukan liburan ke suatu tempat, tentunya kita akan membutuhkan sejumlah uang tunai untuk sekedar jaga-jaga atau untuk berbelanja di lokasi tujuan. Maka sejumlah uang yang kita bawa tersebut tentunya juga merupakan perkiraan belanja yang akan kita lakukan di lokasi tersebut.
Selama di lokasi liburan, sebaiknya kita membawa uang tunai seperlunya saja. Uang tunai digunakan untuk membayar keperluan kecil di toko atau merchant kaki lima yang tak memiliki fasilitas pembayaran kartu kredit.
Misalnya, jika Anda berada di Singapura, lebih asyik jika sarapan pagi di kedai-kedai melayu yang ada di kawasan pertokoan. Sayangnya, kedai-kedai semacam ini tidak menyediakan mesin transaksi dengan kartu kredit, melainkan hanya dengan uang tunai.
Kita tentukan sendiri kebutuhan uang tunai selama di lokasi liburan. Uang tunai ini disesuaikan dengan lamanya kita berada di tempat wisata. Semakin lama kita berada di tempat wisata, maka kita bisa siapkan uang tunai lebih banyak.
#tabunganmasadepan




