Setelah kita tahu bahwa 10 persen dari profit yang kita dapat dari usaha sebaiknya kita gunakan untuk pengembangan bisnis tersebut, maka kita bisa berharap bisnis kita akan terus berkembang. Misalnya kita bisa menggunakan 10 persen tersebut untuk melengkapi keperluan bisnis atau menambah barang dagangan jika bisnis kita pada dunia perdagangan.
20 Persen Untuk Investasi
Kita tahu bahwa investasi adalah salah satu komponen keuangan yang sehat. Maka kita bisa menyisihkan 20 untuk keperluan tersebut. Dana investasi ini juga bertujuan untuk bisa merasa aman dan tetap lega jika terjadi sesuatu pada usaha yang kita jalankan. Penempatan dana ini bisa dilakukan dalam berbagai instrumen investasi, misalnya deposito berhadiah dari BPR Jawa Tengah, properti, emas, tabungan, dan lain sebagainya.
10 Persen Untuk Pribadi
Kita juga bisa menggunakan keuntungan dari bisnis atau usaha kita untuk kita nikmati secara pribadi. Asalkan kita tidak menyisihkan untuk keperluan ini terlalu besar, kita masih bisa menyeimbangkan pengeluarkan bisnis atau perusahaan kita. 10 persen dirasa sudah cukup untuk keperluan ini. Jika kita merasa kurang, sebaiknya kembangkan bisnis kita untuk mendapatkanya. Bukan menambah persentasi alokasi tersebut.
10 Persen Untuk Sosial
Tidak sadar ini adalah cara efektif untuk usaha kita dapat berjalan dengan lebih lancar di masa depan.
50 Persen Untuk Modal Usaha
Agar tetap berjalan dan berkembang, maka kita harus tetap memutar sejumlah modal usaha yang kita miliki. Gunakan 50 persen dari profit sebagai modal tambahan dari modal yang telah kita miliki sekarang, perputaran modal yang sehat akan membuat usaha tetap berjalan dan berkembang dengan baik.
#depositoberhadiah




