Sekarang ini bentuk penipuan banyak sekali. Sepertinya perkembangan teknologi juga dapat membuat kemampuan para penipu juga berkembang. Katakanlah kasus mama minta pulsa, walaupun kasus penipuan ini biasanya hanya merugikan uang dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, namun hal ini dapat menjadi indikasi bagi para penipu mengenai data orang yang mudah ditipu.

Ada juga kasus hadiah palsu dari promo palsu. Misalkan ada promo yang diselipkan pada kemasan produk tertentu, sampai sekarang ada yang menggunakan pesan singkat. Ini sudah menjadi modus penipuan lama dan basi namun masih saja memakan korban.

Kasus penipuan lain yang tidak kalah populer namun masih saja memakan korban adalah kasus investasi bodong atau penipuan berkedok investasi. Dengan menanamkan sejumlah uang maka pemodal akan dijanjikan pengembalian keuntungan dalam jumlah tertentu. Tidak tanggung-tanggung, bahkan nominal yang dijanjikan bisa sangat besar dan cenderung tidak masuk akal.

Para penipu ini juga tidak kalah cerdik, untuk mengelabuhi korbanya, biasanya para korban akan ditawarkan semacam “uji coba” yaitu menginvestasikan uang dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu untuk meyakinkan uang tersebut memang akan berkembang. Setelah investasi sejumlah sedikit tersebut terbukti memang menghasilkan keuntungan yang dijanjikan, maka para korban akan diarahkan untuk menginvestasikan lebih banyak lagi. Di sinilah biasanya para korban baru sadar akan penipuan investasi tersebut, karena biasanya mulai ada masalah mengenai nominal yang dijanjikan.

Untuk itu, perlu kita pahami bersama bahwa setiap investasi pasti mengandung resiko. Dan hukumnya sangat jelas, semakin besar keuntunganya, semakin besar pula resikonya. Begitupun sebaliknya.

Kita tentu tahu yang namanya deposito. Baik deposito biasa maupun deposito berhadiah, kedua-duanya adalah bentuk investasi yang aman. Untuk itulah bunga deposito biasanya tidak terlalu besar. Deposito juga merupakan tabungan rakyat yang banyak diminati dan ditawarkan oleh berbagai perbankan, termasuk BPR Jawa Tengah.

Bagikan melalui