Jangan menabung hanya dalam bentuk uang kertas. Dengan uang receh pun, kegiatan menabung Anda akan terasa mengasyikan dan menguntungkan. Ya, jangan remehkan uang receh. Koin-koin yang terkumpul dalam waktu lama bisa Anda tukar menjadi sejumlah uang yang bisa menambah tabungan Anda. Nah, berikut adalah tips menabung uang receh agar terasa ringan.

Pertama, simpanlah uang selalu uang receh yang Anda miliki. Misalnya dari uang kembalian makan siang di kantin, naik angkot atau membeli camilan.

Kedua, sediakan celengan di meja kantor Anda. Pilihlah yang berukuran cukup besar dan celengan yang mudah dibuka tanpa harus dipecah atau dirusak. Celengan tersebut bisa dijadikan tempat menampung uang receh Anda selama jangka waktu tertentu.

Ketiga, sediakan juga celengan di rumah. Pilih celengan yang bisa dikunci untuk mencegah seringnya pengambilan uang yang Anda simpan. Ajak anggota keluarga Anda untuk mau bekerjasama menyisihkan uang receh ke dalam celengan.

Keempat, jangan terlalu lama menyimpan uang receh di celengan. Mungkin Anda bisa mulai berpikir untuk mengubah wujudnya menjadi ‘’recehan emas’’ setiap kali celengan itu penuh.

Kelima, jika membutuhkannya, Anda bisa menggunakan uang receh tabungan Anda. Sisakan uang receh Anda di celengan, hingga celengannya penuh lagi.

Dengan menyisihan uang-uang receh yang Anda miliki, bukan berarti Anda harus jadi pelit. Pelajaran yang bisa Anda ambil dari mengumpulkan uang receh dalam celengan adalah jangan sekali Anda meremehkan hal-hal kecil, termasuk uang receh.

Setelah satu sampai dua tahun, silakan Anda bongkar celengan tersebut dan pasti Anda akan seperti mendapat kejutan, karena itu menjadi pundi uang Anda. Setelah itu, jangan lupa investasikan ke tabungan atau jika cukup, bisa Anda belikan emas, baik emas batangan ataupun emas perhiasan.

 (Sumber: 2012, Sholeh Dipraja dalam ‘’Pasti Kaya dengan Investasi Emas’’ halaman 98-101)

Bagikan melalui