Tinggal di perumahan adalah mimpi sebagian orang. Jika ini juga menjadi salah satu mimpi Anda, maka Anda perlu mengetahui kiat memilih rumah di perumahan. Ada beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan supaya rumah diperumahan yang Anda tinggali kelak benar-benar membuat Anda nyaman.

Pertama, survei. Lakukan survei secara mendetail tentang perumahan yang akan Anda beli. Survei bisa Anda lakukan melalui internet atau datang langsung ke lapangan. Tujuannya adalah untuk membandingkan, menilai dan menganalisis berdasarkan parameter dan spesifikasi rumah yang Anda inginkan.

Kedua, memilih berdasarkan parameter. Saat memilih rumah, Anda bisa menggunakan parameter-parameter tertentu sesuai keinginan Anda. Terkadang parameter satu orang dengan orang lainnya berbeda-beda. Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan parameter apakah lokasinya berdekatan dengan taman, di dalam atau di luar cluster, arah hadap rumah dan lain-lain.

Ketiga, mendatangi bagian pemasaran. Anda bisa mendatangi bagian pemasaran perumahan untuk meminta informasi rumah yang akan Anda beli. Anda juga bisa bertanya pada tetangga atau satpam tentang informasi yang ingin Anda beli.

Keempat, status rumah. Ada dua macam status rumah yaitu siap huni dan indent. Anda bisanya bisa melihat langsung rumah yang statusnya siap huni. Namun, sebagian perumahan menggunakan model indent. Jadi, Anda hanya bisa memilih lokasi pada gambar site map.

Kelima, teliti terhadap harga rumah. Cermati harga rumah yang ditentukan itu sudah meliputi apa saja. Biasanya harga rumah sudah termasuk PPN 10%, biaya akta jual beli (AJB) dan biaya Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Tapi, harga belum termasuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah Bangunan (BPHTB) dan biaya KPR.

Keenam, perhatikan tahapan pembayaran. Untuk pemabyaran rumah dengan fasilitas KPR, perhatikan tahapan pembayaran, mulai dari uang tanda jadi sampai akad kredit. Jangan sampai Anda salah paham atau keliru dalam menyiapkan uang.

Sumber: romisatriawahono.net

Bagikan melalui