Asuransi dianggap sebagai sebuah perlindungan di masa depan. Tak ada yang mengetahui tentang kejadian di masa depan, kecuali Tuhan. Di sinilah mengapa asuransi jiwa dibutuhkan. Meskipun begitu, perlu dilihat kembali, apakah Anda sudah benar-benar membutuhkannya. Perlu diingat bahwa asuransi jiwa bertujuan agar kebutuhan ekonomi tidak terganggu akibat terjadinya resiko yang berupa kejadian yang tidak diinginkan, terutama jika terjadi pada pencari nafkah atau kepala rumah tangga di masa-masa produktif.
Dengan tujuan itulah, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih asuransi jiwa.
- Telah menikah, dan pasangan Anda sangat bergantung pada penghasilan Anda.
- Sudah memiliki anak.
- Memiliki orang tua atau saudara cacat atau belum mandiri secara finansial, sehingga sangat bergantung pada pendapatan Anda.
- Tidak memiliki tabungan, jaminan hari tua, atau investasi yang cukup untuk mendukung secara finansial bagi orang yang Anda cintai setelah Anda meninggal.
- Tengah memiliki bisnis yang keberlangsungannya sangat bergantung pada Anda.
- Memiliki keinginan menyumbangkan dana wakaf jika Anda meninggal dunia.
Apabila Anda menyadari banyak jenis pekerjaan yang memiliki tingkat resiko atau bahaya, misalnya dalam bidang penerbangan (pilot, pramugari, pramugara, dan lainnya), bidang kelautan (nahkoda dan awak kapal lainnya), jasa kurir, keamanan, bagian proyek lapangan, dan masih banyak sederet pekerjaan lain. Jika Anda sudah memahami dan mempertimbangkan beberapa hal di atas, sebaiknya jangan lagi Anda menunggu dan mengulur waktu untuk mengambil asuransi jiwa. Meski mungkin Anda kini sudah memasuki hari tua, terkadang sakit-sakitan, dan tidak dapat membeli produk asuransi dengan premi yang mahal, maka setidaknya memiliki perlindungan asuransi adalah hal yang terbaik dibanding tidak sama sekali.
Sumber: http://keuanganku.com

