PayPal adalah semacam rekening tabungan yang bersifat online. Sebagai situs besar, Paypal digunakan oleh banyak pengguna, baik untuk mengirim maupun menerima uang. Dengan kemudahannya dalam bertransaksi secara online menjadikan banyak orang tertarik untuk memiliki dan menggunakan akun ini. Namun banyak pula tangan-tangan jahil yang ingin melakukan kejahatan terhadap pengguna Paypal dengan mengatasnamakan pihak PayPal.

Pihak PayPal sangat menyadari hal ini dan melakukan langkah yang memungkinkan untuk menghentikannya. Namun untuk masuk ke akun PayPal dengan ID password yang syah merupakan hal yang sangat sulit bagi Paypal. Maka dari itu alangkah baiknya jika kita dapat melindungi akun PayPal miliki kita sendiri.

Biasanya orang yang ingin melakukan penipuan akan mengirim email permintaan untuk memperbaharui akun Paypal kita. Terkadang email ini mengirim permintaan yang diiringi ancaman palsu, seperti penutupan akun atau dicurigai adanya pengguna yang tidak syah. Ketika menerima email yang mengatasnamakan Paypal tersebut, sebaiknya jangan langsung menekan (klik) tautan tersebut. Meskipun jika dilihat sekilas email tersebut beanr-benar dari PayPal.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mendeteksi email PayPal palsu serta melindungi diri dari pencurian identitas akun PayPal kita.

1. Alamat Email yang Salah

Email terkirim ke alamat email yang bukan merupakan email utama akun PayPal kita. Email seperti ini dapat dipastikan email Paypal palsu.

2. Tautan Tipuan

Apabila saat menekan tautan pada email yang diduga palsu tersebut, tidak dimulai dengan https://www.paypal.com, maka ini adalah tautan palsu. Meskipun tautan tersebut menggunakan kata PayPal. Frase ‘https’ haruslah selalu ada pada alamat website yang mengharuskan kita untuk memasukkan informasi pribadi.

Bagikan melalui