3. Menjaga Informasi Login Anda

Selalu jaga kerahasiaan akun PayPal Anda. Jangan membagi informasi tersebut dengan siapa pun, serta dengan alasan apa pun. Jangan sampai akun PayPal Anda disalahgunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan.

4. Berhati-Hatilah dengan Email Pancingan (Phising)

Terkadang ada banyak email pancingan atau phising yang mengatasnamakan PayPal dengan tujuan mengambil informasi login PayPal Anda. Kenali email nama yang asli dan mana yang palsu. Sehingga PayPal Anda akan tetap aman dan tetap dapat digunakan sebagaimana mestinya. Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan Anda terhadap tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan PayPal.

5. Menemukan Alternatif Pengisian Paypal

Dalam proses ‘add fund’ hanya dapat dilakukan oleh US bank. Namun kita dapat mengisi akun PayPal dengan mengikuti beberapa program dengan metode pembayaran menggunakan PayPal.

6. Proses Withdraw yang Lama

Hal ini adalah salah satu kekurangan PayPal yang tidak bisa dihindari. Keadaan ini memang sudah di luar kemampuan pengguna PayPal. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan menjual balance PayPal. Namun apabila dikembalikan ke peraturan dasar, hal ini melanggar peraturan, sanksinya akun PayPal dapat dibekukan. Namun apabila Anda dalam kondisi darurat dan terpaksa melakukanya, lakukan dengan orang yang dapat dipercaya, dan jangan terlalu mencolok. Namun perlu diingat akan resiko yang akan ditanggung.

7. Pelajari Paypal Secara Lebih Detail

Dengan mempelajari PayPal secara lebih detail, akan timbul pertanyaan-pertanyaan di benak Anda. Misalnya saja, “Mengapa jika sudah memiliki PayPal, tetap memerlukan kartu kredit?”. Saat mendaftar PayPal, Anda tidak perlu mengisikan form data diri Anda secara detail. Justru PayPal dijadikan sebagai pengaman kartu kredit, sehingga informasi kartu kredit Anda tidak tersebar ke semua merchant.

Bagikan melalui