Memiliki kartu kredit memang banyak memiliki keuntungan. Tidak hanya kemudahan dalam melakukan pembayaran, karena tidak mengharuskan Anda membawa banyak uanga tunai, serta keuntungan fiturnya seperti penawaran diskon untuk berbelanja di mall, restaurant, wahana rekreasi, dan lai-lain. Kemudahan-kemudahan inilah yang menjadikan Anda mudah tergoda untuk membelanjakannya, terutama kaum wanita yang sangat menyukai kegiatan ini. Terlebih dengan sistem kredit, atau dengan istilah lain “bayar urusan belakangan”, menjadikan pola pikir Anda kurang bijaksana dalam menggunakannya. Sehingga banyak yang terkadang tidak memperhitungkan tagihan yang akan diterima nantinya. Akibatnya kenyamanan memiliki kartu kredit justru dibayar dengan lilitan hutang. Jika sudah mengalami hal ini, Anda pun sangat terbebani pada akhirnya. Jadikan hal ini sebagai pengalaman Anda, agar tidak terlibat dengan hal yang sama di lain hari. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hal ini.
Bicarakan dengan pasangan Anda
Sharinglah mengenai kondisi keuangan dengan pasangan Anda. Pahami kondisi keuangan saat ini. Perhitungkan gaji Anda dan pasangan Anda untuk menentukan berapa kemampuan dalam membayar tagihan kartu kredit sebelum jatuh tempo. Tentukan pula berapa hutang Anda saat ini, dan berapa jumlah hutang ketika jatuh tempo nanti. Kumpulkan semua tagihan dan catatan rekening, termasuk berapa persen bunga kredit bank saat ini. Apabila sudah memiliki semua catatan, surat, atau informasi tertulis untuk semua hal yang diperlukan dalam urusan ini, maka hubungi penerbit kartu kredit untuk mendapatkan informasi selanjutnya.
Buat pula kesepakatan dengan pasangan Anda untuk tidak menggunakan kartu kredit terlebih dahulu, agar tidak terlibat hutang semakin besar. Selain itu, ubahlah kebiasaan berbelanja dengan menggunakan uang tunai atau kartu debit, tentunya dengan lebih selektif pula saat berbelanja. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Bayar hutang kartu kredit dengan bunga paling tinggi
Apabila Anda memiliki lebih dari satu kredit, bayarlah terlebih dahulu dengan bunga yang paling tinggi. Hal ini dilakukan sebagai langkah agar beban hutang di masa mendatang tidak terlalu mencekik. Dengan membuat prioritas, maka Anda akan lebih mudah untuk membuat perencanaan keuangan keluarga di saat terlilit hutang.
Di masa ini pun jangan mengorbankan dana dalam tabungan Anda, tabungan sangatlah penting. Namun Anda dapat mengalihkan alokasi penghasilan bulanan yang biasanya ditabungkan. Satu hal yang terpenting, jangan sampai Anda melunasi hutang kartu kredit dengan memiliki kartu kredit yang baru. Ibaratnya gali lubang tutup lubang, yang tidak akan menyelesaikan masalah.



