Semenjak sekolah dasar, kita telah diajari akan pentingnya berhemat. Bahkan, kita pasti sangat hafal akan sebuah slogan “hemat pangkal kaya”. Slogan ini memang benar adanya, jika kita rajin berhemat, niscaya kita akan dapat menabung uang dengan jumlah yang lebih banyak untuk kemudian dapat dipakai untuk kebutuhan yang lebih penting. Namun, berhemat tidaklah melulu identik dengan uang. Berhemat dapat dilakukan dengan berbagai benda dan berbagai cara. Kita bahkan dapat berhemat dengan menerapkan berbagai trik yang dapat dilakukan di dalam rumah. Bagaimana caranya? Berikut adalah trik-triknya.
Salah satu jenis pengeluaran dalam rumah yang cukup besar adalah untuk makan. Disamping membutuhkan berbagai bahan makanan baik makanan pokok ataupun makanan pelengkap, kita juga membutuhkan berbagai bumbu pelengkap, peralatan makanan, atau bahkan bahan dan peralatan masakan. Namun, tahukah anda jika dibalik banyaknya kebutuhan untuk menyajikan makanan tersebut, ternyata jika dihitung masih tetap jauh lebih murah dibandingkan dengan jika memakan makanan di restoran atau tempat makan di luar rumah. Melihat adanya hal ini, kita harus membiasakan seluruh anggota keluarga kita untuk lebih sering makan makanan di rumah dibandingkan dengan di luar. Tiap anggota keluarga juga harus pandai mengatur untuk hanya sesekali makan di luar, dan ada baiknya tidak dilakukan pada setiap akhire pekan. Disamping mengatur kebiasaan makan di dalam rumah, kita juga dapat mulai merencanakan ke depan jadwal makanan apa saja yang akan dimakan sekeluarga untuk menghindari kebosanan akan makanan yang itu-itu saja.
Dengan adanya perencanaan jadwal makanan, maka kita dapat menerapkan trik yang kedua, yakni dengan membeli bahan makanan dengan jumlah yang besar untuk kemudian dimasak di rumah. Banyak tempat perbelanjaan yang memberikan harga yang lebih murah saat kita membeli bahan makanan dalam jumlah besar. Pastikan juga bahwa anda dapat menghabiskan seluruh bahan makanan ataupun masakan tersebut sesuai dengan rencana. Disamping itu, anda juga sebaiknya tidak membeli makanan kemasan atau makanan olahan yang harganya cenderung mahal, sebagaimana kata pepatah “enak tidak berarti harus mahal” bukan?
Sumber: http://www.tabloidnova.com



