Arisan adalah kegiatan yang sangat identik dengan perkumpulan ibu-ibu. Memang, kegiatan khas ala Indonesia ini dapat memberikan keuntungan yang sangat baik, khususnya dalam hal hubungan sosial bagi kaum hawa. Namun, tahukah anda, jika beberapa wanita justru menganggap kegiatan arisan ini lebih seperti ajang untuk menabung. Apakah stigma ini benar adanya? Mari kita bahas disini dengan detail.
Beberapa pakar berpendapat jika menabung bukanlah alasan yang bagus untuk mengikuti sebuah arisan. Memang, anda bisa saja dapat memperoleh keuntungan dengan mengikuti arisan, namun, kemungkinan keuntungan ini kecil dan begitu banyak faktor yang harus mendukung adanya keuntungan tersebut. Sebagai contoh, anda tentu saja akan merasa beruntung mendapatkan arisan di bulan-bulan awal ketimbang di akhir, karena secara psikologis anda baru membayar uang sedikit, tapi sudah mendapatkan sejumlah uang yang lebih banyak. Namun, mendapatkan uang dalam jumlah besar ini tentu saja akan tidak ada artinya jika tidak ada pemanfaatan yang benar.
Jika anda mendapatkan arisan di bulan-bulan awal dan kemudian menempatkan sejumlah uang tersebut untuk investasi, sebagai contoh pada reksadana atau deposito pada bank, maka anda tinggal mencicil arisan per bulan dan juga mendapatkan bunga yang bertambah dari sejumlah uang yang diinvestasikan tersebut. Namun, jika setelah anda mendapatkan sejumlah uang tersebut, anda justru membelanjakannya dengan konsumtif untuk barang seperti baju atau tas, maka anda sama saja seperti memiliki hutang yang kemudian harus anda cicil setiap bulannya dalam bentuk iuran arisan.
Jika anda mendapatkan uang di bulan-bulan akhir, maka sama saja kita menabung namun tanpa adanya bunga sedikitpun. Well, jumlah uang yang didapatkan memang sama. Namun, jika kita membandingkan jika kita menyetor dana untuk ditabung di bank, ditempatkan pada reksadana atau deposito, tentu aka nada perkembangan dari jumlah tersebut.
Namun, sebagaimana kita ketahui, arisan tidaklah melulu hanya soal uang dan iuran. Di dalam arisan sendiri kita dapat menambah pertemanan dan memperbaiki kegiatan sosial, bahkan, kita bisa saja membuka usaha dengan anggota arisan lainnya yang memiliki kesamaan visi. Hal ini adalah hal-hal positif yang dapat kita ambil dari arisan, karena pada dasarnya, arisan bukanlah tempat yang tepat untuk peningkatan keuangan.
Sumber: http://wolipop.detik.com



