Untuk memiliki kendaraan pribadi seseorang biasanya memilih membeli dengan cara kredit. Tapi, Anda juga perlu berhati-hati sebab seringkali pembeli mobil melakukan kesalahan dalam pengajuan kredit kendaraan roda empat ini. Berikut ini kesalahan umum yang dilakukan saat membeli mobil secara kredit:
1. Tidak mengetahui adanya pilihan lain
Bagi seseorang yang akan membeli mobil untuk pertama kalinya, acap kali dipusingkan dengan masalah hukum dan pengajuan kredit. Bagi pembeli yang kurang pengalaman dalam mengajukan kredit biasanya akan menerima begitu saja penawaran kredit dari dealer. Sebenarnya Anda tidak harus menerima apa saja yang ditawarkan dealer.
Anda bisa memilih paket kredit lain, seperti suku bunga lebih rendah atau pilihan yang lebih baik lainnya. Anda bisa melakukan survey melalui online atau dengan mendatangi dealer tertentu tentang berbagai tawaran kredit terbaik untuk mobil pilihan Anda.
2. Memilih mobil berdasarkan besaran cicilan per bulan
Terkadang orang memilih membeli mobil idaman berdasarkan harga cicilan per bulannya ketimbang harga yang sebenarnya. Hal ini membuat banyak orang terlena dengan jumlah cicilan yang murah. Akibatnya pembelian mobil tidak sesuai dengan kesanggupan finansial Anda. Alhasil, Anda menjadi keteteran membayar di tengah tenor kredit.
3. Memilih tenor kredit yang paling panjang
Dengan memilih tenor kredit mobil paling panjang, misal 6-7 tahun. Dengan begitu cicilan kredit perbulannya akan terasa makin ringan. Tapi, jika dihitung harga mobil secara keseluruhan mulai dari awal kredit sampai akhir kredit ditambah dengan bunga yang dibebankan, Anda sama saja membayar dengan harga yang lebih mahal.
Makin panjang tenor kredit, makin besar pula bunga yang Anda bayar. Jika Anda sanggup sebaiknya lunasi kredit dengan tenor yang lebih singkat. Hindari memilih tenor kredit yang terpanjang hanya karena cicilan yang lebih ringan tiap bulannya.
Sumber: http://www.carikredit.com



