Pertanyaanya adalah, apakah mungkin kita tetap bisa menabung untuk tabungan masa depan di saat krisis melanda? Jawabanya tentu tergantung keadaan yang sedang terjadi saat itu. Atau tergantung dari cara kita mengelola keuangan pada saat hal-hal buruk itu terjadi. Maka dari itu daftar cara ini dapat menjadi semacam langkah untuk dapat mewujudkan itu.
- Alokasikan Uang dalam Bentuk Investasi
Cara lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengalokasikan tabungan Anda ke bentuk investasi yang tahan krisis. Hal ini penting dilakukan karenakan saat kondisi sedang krisis, beberapa aset berharga biasanya dijual dengan harga yang lebih murah karena kondisi orang-orang yang memang membutuhkan uang.
Idealnya, akan lebih baik jika Anda menggunakan prinsip berinvestasi tanpa ke satu keranjang. Sebab hal tersebut akan sangat berisiko. Jika Anda tak pandai mendiversifikasikan dana ke dalam beberapa bentuk investasi, tentunya akan membuat resiko investasi semakin besar.
- Batasi Pengeluaran
Kondisi ekonomi yang sedang krisis, ada baiknya untuk mengurangi pengeluaran setiap bulannya. Tak perlu memangkas sepenuhnya, sebab hal tersebut merupakan hal yang sulit dilakukan. Anda hanya perlu mengurangi pengeluaran sehari-hari. Misalnya,Anda berhenti berlangganan TV kabel.
- 5. Pilih Jasa Keuangan yang Tepat
Ketika memutuskan untuk menggunakan jasa dari institusi keuangan, Anda harus berhati-hati agar mengatisipasi kerugian yang bisa saja terjadi. Hal pertama yang perlu dipastikan adalah perusahaan jasa keuangan yang digunakan benar-benar dalam kondisi yang sehat.
Yang dimaksud sehat di sini adalah institusi dalam keadaan untung dan tidak sedang mengalami kerugian. Untuk mengetahui dengan jelas, Anda bisa menanyakan informasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait insitusi keuangan yang digunakan.
#tabunganmasadepan




