Sebagai orang tua, kita harus mengajari anak kita untuk pandai dalam mengelola keuanganya sejak dini. Semakin cepat mereka dapat belajar mengenai pengelolaan keuangan yang baik, semakin besar kemungkinanya dia akan tumbuh menjadi anak yang sukses di masa depan.
Kita harus mulai mendisiplinkan mereka untuk menjaga keseimbangan pengeluaran dan uang saku yang dimiliki. Beritahu mereka bahwa ada baiknya uang dipergunakan untuk hal-hal yang penting. Dengan kata lain, utamakanlah kebutuhan daripada keinginan.
Kondisi ini akan mengarahkan anak kita untuk belajar hemat. Jika anak kita memiliki keinginan yang banyak sekali sedangkan uang sakunya tidak mencukupi untuk memenuhi semua keinginanya tersebut, maka kita mengajarinya menabung.
Ia akan belajar untuk bersabar dalam menggapai sesuatu. Ketika besar kelak ia bisa menjadi terbiasa untuk menyisihkan uang untuk tabungan masa depan sendiri.
Atau jika tidak kita bisa mengajarkanya sejak dini untuk bisa mencari uang saku tambahan. Hanya saja kita harus dapat memastikan bahwa kegiatan mencari uang tambahan tersebut jangan sampai mengganggu kegiatan sekolah anak kita.
Anak-anak biasaya sangat mudah sekali terpengaruh oleh pergaulan yang mereka geluti. Maka dari itu kita juga harus memastikan anak kita bergaul dengan teman-teman yang memiliki kebiasaan yang baik dalam menggunakan uang saku mereka. Bergaul dengan anak-anak yang memiliki gengsi tinggi dan konsumtif akan dapat mempengaruhi perkembangan anak kita.
Kita juga bisa rajin mengajak mereka untuk mengikuti kita dalam berbagai transaksi keuangan yang kita lakukan. Agar mereka mendapat semacam role model nyata yang bisa mereka tiru kelak, dan tidak ada salahnya sesekali kita memberi mereka hadiah atas kedisiplinan menabung mereka. Menarik bukan?




