Memiliki tabungan masa depan akan sangat membantu kekuatan finansial di masa depan kelak. Jadi, ketika kita terlalu banyak utang di masa sekarang, bisa diperkirakan bahwa kekuatan finansial kita rapuh di masa depan. Memiliki beberapa rekening deposito berhadiah adalah salah satu cara bijak untuk mempersiapkan masa depan yang lebih cerah, tanpa dihantui oleh beban utang yang harus kita cicil setiap bulan.
Tawaran bunga ringan adalah salah satu penyebab seseorang bisa terjerumus kembali kepada lubang hutang. Ini adalah salah satu tawaran yang tidak kalah menggoda dari tawaran utang dengan iming-iming bunga 0%. Tawaran ini cukup efektif untuk menarik minat seseorang untuk mengambil utang. Kita akan ditawarkan untuk mengambil dana cash ataupun mencicil tagihan utang dengan ‘hanya’ dikenakan bunga sebesar 0,99% per-bulan.
Kalau kita hitung dalam jangka panjang, maka bunga yang hampir 1% tersebut dalam satu tahun akan menjadi 12%. Pertanyaannya adalah, sudahkah tabungan masa depan yang kita miliki berkembang sebesar itu selama satu tahun?
Inilah yang sering mengecoh banyak orang yang akhirnya tanpa sadar terjadi ketidakseimbangan finansial, dimana pengeluaran lebih besar daripada penghasilan.
Satu hal yang dapat menenangkan kita adalah sesungguhnya berutang tidaklah buruk, selama kita tahu cara menggunakan dan mengelola utang tersebut dengan benar. Selama kita menyadari bahwa segala sesuatu yang hendak dicapai harus melalui sebuah proses, maka ketergantungan akan utang tentunya juga dapat diminimalkan.
Kita harus terus konsisten dalam menjaga proporsi utang yang ideal. Biasanya ukuran utang ideal adalah tidak lebih dari 35% dari penghasilan. Perbanyak utang yang dapat menunjang produktivitas dan minimalkan utang yang hanya bersifat konsumtif. Hanya dengan begitulah, kedepannya kita lebih dapat mengontrol diri kita dari ketergantungan terhadap utang.




