Kita seringkali merasa bahwa sebesar apapun gaji yang kita terima bisa terasa kurang. Bukan berarti gaji kita memang kurang, tapi bisa jadi karena salah pengelolaan kita yang menjadikanya seolah terasa kurang. Maka hal inilah yang kemudian menjadi kendala kita untuk dapat menyisihkan uang demi tabungan masa depan kita. Maka yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki pengelolaan keuangan kita. Karena dengan pengelolaan yang belum benar, sebesar apapun penghasilan yang kamu dapatkan mungkin tidak akan berpegaruh begitu banyak pada kondisi tersebut.
Ada garis yang jelas antara kebutuhan dan keinginan sebenarnya. Hanya saja terkadang kita masih kesulitan dalam membedakanya. Terkadang sesuatu yang kita inginkan kita anggap hal itu sebagai kebutuhan. Misalnya, membeli smartphone baru karena smartphone yang lama sudah ketinggalan zaman bukanlah suatu kebutuhan, melainkan keinginan. Kecuali jika pekerjaan kamu berkaitan dan membutuhkan teknologi terbaru dari smartphone tersebut.
Selanjutnya adalah kamu harus mempunyai perencanaan yang jelas. Untuk apa uang yang telah kamu kumpulkan. Misalnya saja untuk tabungan masa depan atau untuk membeli rumah misalnya. Dengan adanya tujuan yang jelas ini, maka kamu dapat berfokus pada pengumpulan uang tersebut.
Nah, sedangkan untuk urusan belanja, kamu tetap boleh kok untuk membelanjakan uang kamu. Hanya saja harus sekedarnya saja dan sesuai kebutuhan. Jika memang itu adalah kebutuhan kamu, maka jangan ragu untuk menggunakan uangmu. Namun tidak demikian pada keinginanmu. Selalu sesuaikan dengan kebutuhan dan bukan keinginan. Selalu perjelas mengenai kebutuhan dan keinginan. Jangan ragu untuk memenuhi kebutuhan dan tundalah untuk keinginanmu. Kamu tidak akan pernah akan puas untuk memuaskan keinginanmu.




