Anda ingin berbisnis properti tapi urung karena tak memiliki modal yang cukup? Atau, Anda tepis keinginan berinvestasi properti karena berpikir bank adalah satu-satunya tempat mendapatkan pinjaman dana untuk bisnis properti Anda? Ubahlah pola pikir tersebut sekarang!
Sebagaimana kita tahu, properti adalah investasi paling menggiurkan saat ini. Jangan Anda tepis keinginan terjun dalam bisnis ini dengan alasan tak cukup memiliki dana. Sementara di lain pihak, pinjaman dana dari bank pun terkadang berbelit-belit.
Jangan menyerah! Cobalah beberapa alternatif pendanaan non-bank berikut ini.
Pertama, pendanaan oleh pemilik properti. Pemilik properti yang akan Anda beli, bisa saja Anda jadikan ibarat sebuah bank. Coba negosiasikan sistem pembayaran kepada pemilik properti tersebut. Banyak cara yang bisa Anda lakukan, semisal menaikkan harga dan menurunkan syarat, lalu membuat perjanjian kontrak bahwa pelunasan dilakukan selama dua atau tiga tahun.
Anda juga bisa bernegosiasi dengan sistem pembayaran DP tinggi yang sisanya dibayar dengan meminta tenggat waktu satu, dua, tiga tahun, dan seterusnya. Atau, sistem pelunasan melalui pembayaran montly payment juga bisa ditawarkan.
Kedua, lembaga keuangan non-bank. Koperasi, BPR, atau lembaga leasing bisa juga menjadi alternatif sumber pendanaan. Terkadang bunga yang diberikan lembaga tersebut lebih tinggi dari perbankan. Namun, kalau Anda yakin bakal tetap untung dengan cashflow positif, pendanaan yang satu ini patut menjadi pilihan.
Ketiga, manfaatkan pendanaan dari sewa dibayar di muka. Cara ini bisa Anda manfaatkan minimal untuk membayar DP properti yang akan dibeli. Jika sudah ada deal dan sudah diberikan hak atas suatu properti, selanjutnya sewakan properti itu. Anda bisa meminta pembayaran di muka kepada penyewa properti. Jelaskan kepada mereka bahwa Anda pemilik yang baru dan beritahukan kepada mereka bagi siapa saja yang membayar sewa di muka akan mendapatkan diskon.
Masih banyak lagi sumber pendanaan untuk bisnis properti yang sedang Anda kembangkan tanpa bantuan bank. Yang Anda perlukan dalam bisnis ini adalah kreativitas dan perhitungn yang matang.
Sumber: usahaproperti.com




