Ada beberapa keuntungan sehingga banyak orang memilih bisnis waralaba. Tapi, sistem ini juga mempunyai kelemahan sebagai berikut.

Pertama, terkurung dalam konsep franchisor. Ya, saat Anda memutuskan untuk membeli franchise berarti Anda sudah siap melakukan dengan cara mereka. Akibatnya, kreativitasan dan insting bisnis Anda tidak dapat berkembang. Pembatasn tersebut bertujuan untuk menjaga citra brand.

Kedua, biaya yang mahal. Membeli bisnis waralaba memerlukan biaya yang lebih besar daripada melakukan usaha mandiri. Sebagai mitra waralaba, ada beberapa biaya yang harus Anda keluarkan seperti franchise fee, royalti, dan setoran presentase keuntngan.

Ketiga, memiliki potensi konflik. Karena merupakan bisnis kerjasama, maka jika terjadi ketimpangan sering menimbulkan konflik bisnis. Jika ada konflik, kerjasama akan terganggu atau rusak sehingga Anda menjadi rugi.

Keempat, taruhan reputasi bersama. Jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh franchisor maupun franchise lain, maka Anda juga ikut menanggung akibatnya.

Nah, jika Anda sudah mengerti kelemahan dan kelebihan bisnis ini, berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan sebelum memilih franchise.

Pertama, pilihlah sesuai minat. Jika Anda tidak suka memasak atau tidak berminat di bidang kuliner, maka tidak tepat jika memilih mengelola waralaba kedai kopi atau warung makan. Anda tidak akan merasa puas, meski waralaba itu sudah sangat terkenal sekalipun.

Kedua, pilihlah yang dapat diaplikasikan di lingkungan Anda. Rajinlah melakukan survey di lingkungan yang Anda bayangkan akan menjadi tempat usaha. Anda bisa mengamati jenis komunitas, kebutuhannya baru kemudian memilih jenis usaha yang sesuai.

Ketiga, surveylah dua atau tiga waralaba yang sejenis sebelum memilih satu. Lakukan analisis mendalam terhadap potensi keuntungan, potensi pelanggan dan sebagainya.

Sumber: menjadiwirausaha.com

Bagikan melalui