Menabung merupakan salah satu cara untuk menyisihkan sebagain pendapatan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang atau kebutuhan yang datang tiba-tiba (mendesak). Namun pada kenyatannya tidak sedikit orang yang mengalami kegagalan dalam menabung. Ada berbagai alasan yang menjadikan mereka susah menabung. Mulai dari gaji yang pas-pasan, uang telah habis digunakan nuntuk membayar tagihan, belum ada uangan angganggur, dan masih banyak lgi alasana lainnya.
Menurut Stephen Brobeck, seorang direktur eksekutif Consumer Federation of Amerika, penyebab kegagalan menabung bagi keluarga yang berpenghasilan menengah adalah karena mereka tidak memiliki jumlah uang yang cukup sinifikan, sehingga tidak dapat menabung secara efektif. Padahal menabung dalam jumlah yang kecil pun dapat dikatakan cukup efektif. Melalui jumlah sedikit demi sedikit, maka semakin lama pun akan terkumpul jumlah uang yang besar.
Salah satu cara yang dikemukakan oleh Stephen adalah dengan mengumpulkan jumlah uang kembalian. Seiring waktu, semakin lama jumlah uang tersebut akan semakin banyak apabila Anda benar-benar kosisten dalam menjalankannya. Di samping itu, sadari pula bahwa menabung merupakan salah satu cara untuk mendisiplinkan diri. Ketika Anda berbelanja misalnya, maka akan merasa diingatkan akan niat Anda untuk menabung, sehingga Anda pun akan berpikir kembali mengenai belanjaan tersebut, mana yang merupakan belanja untuk kebutuhan, mana yang merupakan keinginan. Hal tersebut merupakan bentuk pengorbanan jangka pendek untuk mendapatkan manfaat di masa mendatang.
Selain itu, sadari pula bahwa proses menabung juga merupakan cara penyembuhan. Anda akan merasa lebih baik, entah itu sebagai individu, orang tua, atau pasangan. Karena Anda telah menyisihkan sesuatu untuk masa depan.
Sumber: http://readersdigest.co.id/

